Makna Hidup

Setiap tindakan manusia entah berat atau ringan, lama atau singkat, kalau dilakukan tanpa arah dan tujuan yang bermakna, pasti akan dirasakan sangat membebani, menekan, membosankan, hambar dan membuat putus asa.

Sebaliknya kalau tindakan itu mempunyai makna, pastilah akan memberi semangat, menggairahkan dan membahagiakan.

Demikian pula dengan perjalanan kehidupan manusia di dunia ini, bila orang tidak menemukan makna atau tidak mampu memaknai hidupnya, maka kehidupan ini menjadi suatu perjalanan yang sangat memberatkan, terasa suram, hambar dan tidak membahagiakan.

Kita harus mampu memaknai kehidupan ini dengan cara menemukan keindahan dan kekaguman dalam realita hidup yang dijalani ini. Tanpa menemukan makna dari segala sesuatu yang dialaminya, orang tidak akan dapat mempertahankan semangat dan gairah hidup yang dijalaninya.

Kalau kita pernah mendengar sebutan “ mayat hidup “, kiranya demikian manusia yang hidupnya tanpa makna dan gairah.
Bukankah kita ingin menghayati hidup ini sebagai perjalanan yang indah ? Marilah kita temukan itu di dalam lubuk hati terdalam sumber kekuatan dan gairah hidup ini.
Kita ingin menemukan kegembiraan dari lubuk bathin, tidak tergantung pada orang lain atau apapun yang ada diluar kita. Selama kita tidak bisa menemukan kegembiraan dalam hidup yang kita jalani, maka dimanapun juga kita akan menjadi masalah bagi orang lain.Kesuksesan hidup menyangkut kemampuan orang untuk berbahagia. Alasan setiap manusia melakukan suatu tindakan adalah adanya pengharapan akan mencapai suatu muara kebahagiaan.

Kemampuan berbahagia menyangkut sikap bathin dalam mengalami realita. Oleh karena itu untuk sampai pada kualitas bathin yang baik, orang tidak harus mengubah dunia, tetapi mengubah sikap hatinya terhadap realita yang dialaminya.

 

 

Kalau orang mampu melihat hal-hal yang sederhana menjadi sesuatu yang indah; kalau orang mampu melihat hal-hal biasa menjadi sesuatu yang luar biasa; kalau orang tidak mudah mengeluh atas peristiwa hidup yang dialaminya; kalau orang mampu hidup secukupnya dari apa yang diperolehnya;

Apa artinya semua yang kita perjuangkan dalam hidup ini, kalau nyatanya tidak bisa membuat bahagia. Kita menjadi kaya atau miskin tidak karena harta, tetapi karena kemampuan untuk menikmati anugerah hidup ini. Berjuang keras untuk memiliki seluruh dunia ini, namun kalau tidak mempunyai kemampuan untuk mengalami kebahagiaan dari apa yang diperolehnya, ibarat orang berkepala botak yang berjuang mengumpulkan sisir.
Apa yang Anda perjuangkan dalam hidup selama ini ? Berbahagiakah Anda ? Apakah Anda semakin bertumbuh dalam kesadaran yang positif akan kehidupan ini ?

kalau orang memiliki hati penuh syukur atas hidup yang dijalaninya; kalau orang tegas untuk memilih hidup bahagia dengan berjuang mengikuti jalan Tuhan, daripada mengikuti kesenangan hidup yang dangkal.

Untuk ini kita perlu membuka diri pada bimbingan Tuhan agar di tuntun menemukan makna kehidupan ini !!
( Sumber: Romo FX.Suherman ).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s